Serunya Belanja dan Kuliner di Harajuku Tokyo

serunya-belanja-dan-kuliner-di-harajuku-tokyo

Serunya Belanja dan Kuliner di Harajuku Tokyo. Harajuku di akhir 2025 masih jadi pusat kreativitas muda Tokyo yang tak pernah tidur. Takeshitadori penuh warna, gang-gang Cat Street dipenuhi toko indie, dan crepes manis legendaris tetap antre panjang. Setelah renovasi trotoar dan munculnya banyak pop-up store baru, area ini semakin ramah pejalan kaki dan lebih instagramable dari sebelumnya. Satu hari di sini cukup bikin dompet menjerit sekaligus perut kenyang bahagia. BERITA BOLA

Belanja di Takeshita Street dan Sekitarnya: Serunya Belanja dan Kuliner di Harajuku Tokyo

Takeshita Street tetap jadi jantung Harajuku. Lorong sempit sepanjang 400 meter ini dipenuhi toko fashion alternatif, aksesoris lucu, dan pakaian second-hand mulai 500 yen. Pagi hari sebelum pukul 11.00 adalah waktu terbaik—belum terlalu penuh, bisa masuk toko dengan leluasa. Kalau ingin barang lebih eksklusif, lari ke Cat Street (10 menit jalan kaki) yang kini dipenuhi butik desainer lokal, toko sepatu custom, dan vintage store berkualitas tinggi. Ura-Hara (belakang Harajuku) juga wajib disambangi untuk koleksi streetwear langka yang jarang ada di tempat lain.

Street Food dan Dessert yang Legendaris: Serunya Belanja dan Kuliner di Harajuku Tokyo

Crepes Harajuku tetap tak tertandingi—kulit tipis renyah, isian krim segunung, buah segar, sampai topping kitkat dan cheesecake. Antre 15–30 menit itu biasa, tapi worth it. Cotton candy raksasa berbentuk karakter atau pelangi juga masih jadi favorit foto. Untuk yang ingin asin, coba karaage stick, takoyaki jumbo, atau kentang tornado dengan 10 pilihan bumbu. Di musim dingin, matcha latte panas dan taiyaki isi cokelat leleh jadi penutup sempurna. Gang kecil di samping Takeshita sekarang penuh dengan food truck baru yang jual burger wagyu mini dan fries truffle.

Spot Belanja Alternatif dan Hidden Gems

Jangan hanya terpaku di Takeshita. Laforet Harajuku (gedung 6 lantai) tiap musim ganti total tenant, selalu ada pop-up kolaborasi seniman lokal. Di lantai bawah, banyak toko aksesoris handmade mulai 300 yen. Ujung Cat Street ada kompleks baru yang isinya toko vinyl, studio tato temporer, dan kafe kucing di rooftop. Kalau suka barang lucu, mampir ke toko 100 yen di Omotesando Hills—kualitasnya jauh di atas rata-rata. Untuk souvenir unik, cari furoshiki motif modern atau stiker artis lokal yang hanya dijual di Harajuku.

Tips Praktis Biar Puas Tanpa Boncos

Datang weekdays kalau bisa, akhir pekan terlalu penuh sampai susah jalan. Pakai sepatu paling nyaman—area ini luas, jalan kaki minimal 10.000 langkah. Bawa tas kain lipat, banyak toko tidak kasih kantong plastik. Uang tunai tetap raja di Takeshita, meski sebagian besar sudah terima kartu contactless. Foto boleh di mana saja, tapi jangan menghalangi jalan atau masuk toko hanya untuk foto tanpa beli. Terakhir, mulai dari ujung Takeshita dekat stasiun, lalu lanjut ke Cat Street—alur ini paling efisien.

Kesimpulan

Harajuku adalah tempat di mana fashion dan makanan bertemu dalam bentuk paling playful. Di sini kamu bisa jadi apa saja dalam sehari: gothic lolita, streetwear hypebeast, atau sekadar pemburu crepes. Energinya contagious, harganya bersahabat, dan setiap sudut selalu ada kejutan baru. Kalau hanya punya satu hari untuk merasakan sisi muda Tokyo, habiskan di Harajuku—dijamin pulang dengan tas penuh dan memori yang lebih penuh lagi.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *